WANMEDIA.CO.ID, KABUPATEN TANGERANG – Puskesmas Cisauk kembali menorehkan capaian positif di bidang kesehatan masyarakat dengan meraih dua penghargaan tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2025. Penghargaan tersebut diberikan atas kinerja Puskesmas Cisauk dalam percepatan penurunan stunting melalui intervensi spesifik serta keberhasilan penemuan kasus pada program penanggulangan Tuberkulosis (TBC).
Untuk kategori percepatan penurunan stunting, Puskesmas Cisauk meraih Terbaik 3 Intervensi Spesifik Penurunan Stunting. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas pelaksanaan program gizi yang konsisten, meliputi pemantauan tumbuh kembang balita, pemberian makanan tambahan, suplementasi gizi, peningkatan layanan ibu hamil dan balita, serta edukasi gizi bagi keluarga berisiko stunting. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Puskesmas Cisauk, dr. Netty Mawaty Tambunan, kepada Penanggung Jawab Program Gizi, Heliya, A.Md.Gz dan Nurul Widya Islamiyah Irsan, A.Md.Gz, pada (15/12/25).
dr. Netty Mawaty Tambunan menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim Program Gizi, kader posyandu, serta masyarakat yang telah bersinergi mendukung upaya pencegahan stunting. Menurutnya, capaian ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus memperkuat layanan gizi dan pencegahan stunting sejak dini.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan gizi agar generasi yang lahir tumbuh sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Selain itu, Puskesmas Cisauk juga meraih Terbaik 3 Penemuan Kasus pada Penanggulangan TBC Tahun 2025. Penghargaan tersebut diberikan kepada Penanggung Jawab Program TB Paru Puskesmas Cisauk, dr. Hanifah, sebagai bentuk pengakuan atas peran aktif dalam mengoordinasikan kegiatan skrining, pelacakan kontak erat, serta pendampingan pengobatan pasien TBC sepanjang tahun 2025.
Penilaian dilakukan berdasarkan capaian penemuan kasus, efektivitas penanganan, serta kolaborasi lintas sektor dan kader kesehatan. Puskesmas Cisauk dinilai mampu meningkatkan cakupan penemuan kasus TBC secara berkelanjutan.
dr. Hanifah mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut dan mengapresiasi kerja keras seluruh tim serta dukungan masyarakat dalam upaya memutus rantai penularan TBC.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat upaya penemuan dini dan pengendalian TBC agar layanan yang diberikan semakin optimal,” ungkapnya.
Dengan diraihnya dua penghargaan tersebut, Puskesmas Cisauk menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan penurunan stunting dan pengendalian TBC melalui penguatan layanan, inovasi program, serta peningkatan peran aktif masyarakat. (Mil)









