Bupati Tangerang Tegaskan Komitmen SD–SMP Swasta Gratis Demi Pemerataan Pendidikan

Bupati Tangerang Tegaskan Komitmen SD–SMP Swasta Gratis Demi Pemerataan Pendidikan
banner 468x60

WANMEDIA.CO.ID, KAB. TANGERANG — Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan keseriusannya dalam memperluas akses pendidikan yang merata melalui program sekolah gratis bagi SD dan SMP swasta. Komitmen tersebut kembali ditegaskan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat menghadiri kegiatan Silaturahmi, Konsolidasi, dan Kolaborasi Pengurus Yayasan Penyelenggara Pendidikan Swasta se-Kabupaten Tangerang yang digelar Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Tangerang di Balai Islamic Village, Kelapa Dua, Rabu (4/2/26).

Dalam kesempatan itu, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa program sekolah gratis dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan, menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Setelah menyasar SD dan SMP swasta umum, ke depan program tersebut juga akan diperluas ke Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Program sekolah gratis ini kita jalankan secara bertahap. Setelah SD dan SMP swasta umum, insyaAllah Madrasah Ibtidaiyah dan Tsanawiyah juga akan menjadi sasaran. Ini memang butuh proses, tetapi komitmen kita jelas,” tegasnya.

Ia menegaskan, keberadaan sekolah swasta memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Tangerang. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memberikan perhatian dan dukungan yang seimbang antara sekolah negeri dan swasta.

Program sekolah gratis tersebut, lanjut Maesyal, sejalan dengan kebijakan nasional terkait pemerataan akses pendidikan. Bahkan, Kabupaten Tangerang disebut telah lebih dulu mengalokasikan anggaran pendidikan melalui APBD hingga sekitar 25 persen.

“Walaupun ada efisiensi anggaran dari pusat, kami tidak bergeming soal pendidikan. Justru pada tahun 2027 anggarannya akan kita tingkatkan lagi,” ujarnya.

Selain program sekolah gratis, Pemkab Tangerang juga menjalankan program beasiswa pendidikan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 235 siswa menerima beasiswa hingga jenjang Strata 1, baik di dalam maupun luar negeri, seperti Al-Azhar Kairo, Swiss German University, IPB, Untirta, serta berbagai perguruan tinggi lainnya.

“Anak-anak yang sebelumnya tidak memiliki harapan, kini bisa mewujudkan mimpinya. Ini menjadi bukti bahwa investasi terbaik yang bisa kita lakukan adalah melalui pendidikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Maesyal menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin terjadi ketimpangan kualitas antara sekolah negeri dan swasta. Menurutnya, pemerataan mutu pendidikan menjadi kunci agar masyarakat tidak lagi terfokus hanya pada sekolah negeri.

“Kita tidak ingin masyarakat hanya berebut sekolah negeri. Sekolah swasta harus memiliki kualitas yang setara dan juga gratis, sehingga mutu pendidikan bisa benar-benar merata,” jelasnya.

Melalui kolaborasi bersama BMPS dan para penyelenggara pendidikan swasta, Pemkab Tangerang berharap tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Targetnya, rata-rata lama sekolah masyarakat Kabupaten Tangerang dapat meningkat hingga 12–13 tahun.

“Mohon doa agar kami semua selalu diberi kesehatan untuk menuntaskan komitmen ini. Jangan sampai ada anak yang tidak sekolah atau putus sekolah. Itu tujuan besar kita bersama,” pungkasnya. (Marsudin)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *