WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Upaya peningkatan kesadaran masyarakat terus dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dalam menghadapi kasus campak pada anak. Edukasi ini menjadi bagian penting untuk mendorong penanganan dini di rumah sekaligus meminimalisir potensi komplikasi yang bisa muncul.
Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menyampaikan bahwa orang tua tidak perlu bereaksi berlebihan saat anak mengalami gejala awal campak. Gejala tersebut umumnya ditandai dengan demam, munculnya ruam kemerahan di kulit, batuk, pilek, hingga mata memerah.
”Sebaliknya, orang tua diminta untuk segera melakukan penanganan awal yang tepat di rumah sambil tetap memantau kondisi anak,” tutur dr. Dini, Kamis (2/4/26).
Meski tergolong penyakit yang dapat sembuh dengan perawatan yang tepat, dr. Dini mengingatkan agar orang tua tidak lengah. Ia menekankan pentingnya mengenali tanda bahaya yang mengarah pada komplikasi serius, seperti gangguan pernapasan, diare berat, maupun kejang. Apabila gejala tersebut muncul, penanganan medis di fasilitas kesehatan harus segera dilakukan.
Selain itu, aspek pencegahan juga menjadi perhatian utama. Imunisasi dinilai sebagai langkah paling efektif dalam menekan penyebaran sekaligus mengurangi tingkat keparahan penyakit.
”Masyarakat diimbau untuk melengkapi imunisasi anak sebagai langkah pencegahan utama terhadap penyakit campak. Dengan imunisasi yang lengkap, risiko penularan dan tingkat keparahan penyakit dapat ditekan secara signifikan.
Sebagai panduan praktis, Dinkes Kota Tangerang juga membagikan beberapa langkah penanganan awal yang dapat dilakukan orang tua saat anak terindikasi campak, yaitu:
1.Menghindari kontak dengan orang lain melalui isolasi mandiri agar penularan tidak meluas.
2.Memberikan waktu istirahat yang cukup untuk membantu proses pemulihan tubuh.
3.Menjaga kecukupan cairan agar anak tidak mengalami dehidrasi.
4.Mengontrol demam dan rasa tidak nyaman dengan obat sesuai anjuran tenaga kesehatan.
5.Memberikan Vitamin A sebagai penunjang daya tahan tubuh dan pencegah komplikasi.
6.Memastikan asupan makanan bergizi untuk mempercepat pemulihan.
7.Menjaga kondisi lingkungan tetap nyaman, bersih, dan sejuk agar anak dapat beristirahat dengan baik.
Dengan edukasi yang terus digencarkan, Dinkes berharap masyarakat, khususnya orang tua, dapat lebih sigap dalam mengenali gejala, melakukan penanganan awal, serta mencegah penyebaran campak di lingkungan sekitar. (Mil)








