WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin-Maryono, menunjukkan capaian positif di sektor pendidikan. Melalui program “Gampang Sekolah”, berbagai upaya peningkatan akses dan kualitas pendidikan mulai memberikan dampak nyata.
Salah satunya terlihat dari meningkatnya angka Harapan Lama Sekolah (HLS) yang naik dari 13,90 tahun pada 2024 menjadi 13,96 tahun di 2025.
Tak hanya itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang juga mengalami kenaikan dari 81,53 poin pada 2024 menjadi 82,41 poin pada 2025.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan program yang dijalankan.
”Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa perluasan akses dan peningkatan kualitas pendidikan berjalan efektif dan berdampak langsung terhadap pembangunan sumber daya manusia,” jelas Ruta, Kamis (19/2/26).
Berbagai program pun dioptimalkan untuk mendukung peningkatan tersebut. Salah satunya melalui pemberian bantuan biaya pendidikan bagi 576 mahasiswa kurang mampu dengan nominal Rp6 juta per orang.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan program sekolah swasta gratis yang tersedia di 65 SD/MI swasta dan 74 SMP/MTs swasta. Upaya pendidikan inklusi turut diperkuat dengan kehadiran 53 SD dan 17 SMP inklusi.
“Melalui Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) Inklusi, sebanyak 1.298 peserta didik penyandang disabilitas di jenjang SD dan SMP berhasil difasilitasi,” katanya.
Program Beasiswa Tangerang Cerdas juga terus berjalan dengan menyasar ribuan pelajar. Bantuan sebesar Rp80 ribu per bulan diberikan kepada 10.446 siswa jenjang SD, SDLB/SKh, dan MI negeri maupun swasta. Sementara Rp100 ribu per bulan diberikan kepada 5.000 siswa jenjang SMP, SMPLB/SKh, dan MTs.
“Dukungan juga diberikan kepada 18 atlet berprestasi melalui beasiswa khusus. Program angkutan umum gratis bagi pelajar, insentif bagi pendidik dan tenaga kependidikan, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan,” tutur Ruta.
Sebagai bentuk penguatan budaya literasi, Pemkot Tangerang juga meresmikan Perpustakaan Daerah yang diharapkan dapat menunjang kualitas pembelajaran masyarakat.
Melalui berbagai langkah tersebut, program “Gampang Sekolah” diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar menghadirkan pendidikan yang inklusif, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.
Peningkatan HLS dan IPM ini sekaligus menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan daerah. (Saripudin)









