WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat dukungannya terhadap percepatan pengembangan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di wilayah Tangerang Raya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Wawan Fauzi menyampaikan, sejumlah langkah strategis telah dilakukan untuk memastikan kesiapan daerah dalam mendukung proyek tersebut, baik dari sisi administratif maupun teknis.
Pemkot Tangerang juga menyatakan kesiapan untuk mendukung target pemerintah pusat dalam merealisasikan proyek PSEL berbasis aglomerasi yang direncanakan berlokasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, dengan target operasional pada Oktober 2027.
“Kami berkomitmen mendukung penuh rencana pengembangan proyek PSEL Tangerang Raya dapat berjalan sukses sesuai dengan target yang dicanangkan pemerintah pusat. Saat ini, kami terus mempersiapkan dari sisi administratif serta sisi teknis yang dibutuhkan untuk mengikuti proses lelang pada Juni 2026 serta diharapkan dapat mulai dilaksanakan pada Oktober tahun depan,” ujar Wawan, Rabu (1/4/2026).
Ia menjelaskan, Pemkot Tangerang bersama pemerintah daerah lain di wilayah Tangerang Raya akan mengikuti proses lelang proyek yang difasilitasi pemerintah pusat melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada Juni 2026 mendatang.
Menurutnya, proyek PSEL menjadi salah satu solusi strategis dalam mengatasi persoalan darurat sampah yang saat ini dihadapi wilayah Tangerang Raya, termasuk Kota Tangerang.
“Perkembangan terakhir setelah diambil kesepahaman antara tiga kepala daerah (Wali Kota Tangerang, Wali Kota Tangerang Selatan, dan Bupati Tangerang), Bapak Wali Kota Tangerang sudah menandatangani surat pernyataan minat mengikuti PSEL Aglomerasi Tangerang Raya. Insyaallah sesuai arahan Bapak Gubernur Banten, besok surat tersebut akan disampaikan bersama-sama untuk dipertimbangkan pemerintah pusat melalui Menteri LH sehingga bisa segera menemukan titik terangnya,” tambahnya.
Selain kesiapan pemerintah, Pemkot Tangerang juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung program tersebut melalui kebiasaan memilah sampah dari sumbernya, serta mengoptimalkan peran bank sampah dan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle) di tingkat wilayah.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi fondasi penting sebelum proyek PSEL beroperasi, sehingga pengelolaan sampah di Kota Tangerang dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. (Marsudin)









