Artikel: MENJADI PRIBADI YANG BAIK DAN BERSYUKUR

banner 468x60

Menjadi pribadi yang baik dan bersyukur adalah aspirasi yang mulia yang dapat membawa kebahagiaan dan kesejahteraan dalam kehidupan kita. Ketika kita mempraktikkan kebaikan dan bersyukur secara konsisten, kita tidak hanya meningkatkan kualitas hidup kita sendiri, tetapi juga memberikan dampak positif pada orang-orang di sekitar kita dan masyarakat secara keseluruhan. Bersyukur memang tidak mudah untuk dilakukan, karena penilaian yang bisa diberikan bukan dari perbuatan atau perkataan saja, tetapi tuhan bisa melihat dalam hati kita yang sesungguhnya. Bersyukur bukan hanya sebagai bentuk penghormatan atas kebesaran tuhan, tetapi dengan kamu benyukur berarti kamu bisa mencintai apa yang telah tuhan berikan kepadamu.

Dari banyak nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada kita terkadang kita tidak sadar bahwa nikmat itu ada pada diri kita sendiri, kita hadir di dunia ini juga termasuk anugerah terindah yang harus di syukuri. Bagaimana cara menysukurinya? Cara mudahnya adalah dengan kita mencintai diri sendiri. Mencintai diri sendiri menjadi salah satu cara diantara cara untuk menemukan hal terbaik dari diri sendiri, seperti menjadi diri sendiri, menjunjung tinggi kesejahteraan dan bangga terhadap diri sendiri,

Mengenal dan memahami Diri Sendiri

Sebelum kita mencintai diri sendiri, kita harus mengenal terlebih dahulu diri sendiri ini bagaimana. Apakah kamu yakin sudah cukup mengenal diri sendiri? Mengenal dan memahami diri sendiri adalah kemampuan dimana kamu mampu mengetahui hal-hal tentang dirimu seperti preferensi, kelebihan, kelemahan diri sendiri. Kita sebagai manasuia perlu yang namanya menuntut diri ini untuk paham akan keberadaan dan eksistensi diri, termasuk paham akan desiran rasa dan gejolak jiwanya. Ini sangatlah penting, karena manusia adalah pemain atau pelaku utama kehidupan di dunia ini. Pemahaman diri yang benar dan baik akan menjadi pembeda kualitas yang nyata antara satu individu dengan individu lainnya.

Beberapa tips cara mengenal dan memahami diri sendiri

  1. Mampu menentukan jalan hidup

Jalan hidup manusia tidak pernah sama antara yang satu dengan yang lain. Kita sebagai manusia yang memiliki kehendak bebas, maka dari itu gunakanlah hak itu untuk tujuan-tujuan yang baik, tentukanlah dengan memilah dan memilih apa yang baik dam tidak baik buat diri kita sendiri. Jangan terfokus dengan mengikuti arus, karena kita tidak pernah tahu kemana sebenarnya arus itu mengalir. Jalan hidup meliputi dimensi yang sangat luas, tidak hanya sekedar soal karier atau profesi yang kita kerjakan, tetapi bahkan soal sikap, nilai-nilai, dan keyakinan terntentu. Hidup yang kita jalani bukan untuk main-main, Allah SWT menciptakannya secara serius dan sungguh-sungguh, jadi kita perlu serius juga untuk menentukan jalan hidup kita.

  1. Mempunyai modal hidup bermasyarakat

Manusia adalah makhluk social yang tidak bisa hidup sendirian danĀ  pastinya membutuhkan orang lain. Hidup bermasyarakat itu susah-susah mudah, karena menyangkut banyak kepentingan, interaksi, dan persinggungan dengan orang lain yang berbeda-beda karakter, kecenderungan, dan tujuan hidupnya. Mengapa pemahaman diri yang baik bisa dijadikan sebagai modal dasar untuk hidup bermasyarakat? Karena dengan memahami diri sendiri secara baik dan tuntas, kita akan mendapati bahwa kita ini betul-betul makhluk sosial. Hidup bermasyarakat itu penting, bukan hanya karena kita itu makhluk sosial, tetapi juga dengan hidup bermasyarakat mengajarkan banyak hal penting dan nilai baik yang tidakk bisa dibeli dengan uang.

  1. Menemukan potensi diri

Potensi diri adalah kemampuan individu yang masih tersimpan dan belum digunakan secara maksimal. Pada dasarnya, setiap orang dilahirkan dengan bakat tertentu dan potensi yang luar biasa. Nah, agar kita mampu menemukan potensi diri kita, kita perlu melakukan satu upaya mendasar yang akan sangat bermanfaat untuk membuat kita berprestasi. Kita memulainya dengan mengenali dan memahami diri secara lebih baikk dulu. Pemahaman atas diri akan memandu kita menemukan kelebihan dan kelemahan diri, setelah mengetahui itu maka fokuslah kita terhadap apa saja kelebihan yang ada pada diri sendiri. Karena kelebihan itulah sesungguhnya potensi dan kekuatan kita yang selama ini terpendam.

  1. Menemukan solusi tepat

Hidup manusia tidak akan pernah lepas dari masalah dan ujian, karena dengan adanya masalah yang datang, dari sanalah kualitas seorang manusia bisa terlihat. Perbedaannya adalah cara mengatasinya, bisa atau tidaknya menyelesaikannya masalah itu dengan baik atau justru semakin terbenam bersama masalah tersebut. Sebuah masalah yang dihadapi seseorang bisa menjadi kebaikan jika orang itu bisa mengambil Pelajaran dari masalah tersebut. Sebaliknya, sebuah masalah bisa menjadi pintu masuk kehancuran seseorang jika ia tidak tepat dalam menyikapi dan mengatasi masalah tersebut. Dalam hidup ini, permasalahan akan selalu ada sepanjang nafas dikandung badan. Nmun, kita harus yakin bahwa solusi juga selalu ada, yang perlu kita lakukan adalah bagaimana cara mencari solusi itu. Salah satu cara mencari solusi yang tepat adalah selalu bertanya kepada hati nurani sendiri.

Mencintai diri sendiri dengan menerima segala kekurangan pada diri sendiri, memaafkan kesalahan yang telah diperbuat, dan menghargai apa yang ada dan telah dicapai merupakan sebuah kekuatan besar untuk membangun diri, dan berarti memiliki penghormatan tertinggi bagi pikiran, tubu, dan jiwa. Menghargai diri sebagai ciptaan tuhan membuat diri kita tetap rendah hati dan sebagai bentuk Syukur atas segala nikmatnya.

Penulis: Muhammad Syauqi Robbani

Mahasiswa STEI SEBI

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *