WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Upaya transformasi birokrasi berbasis digital terus diperkuat Pemerintah Kota Tangerang. Melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), sosialisasi penerapan Document Management System (DMS) pada Platform ASN Digital milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) digelar secara daring, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis penataan arsip dan dokumen kepegawaian agar lebih tertib, terintegrasi, serta mudah diakses secara digital. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi, dengan 2.632 penonton melalui siaran YouTube terbuka serta 2.973 akun pegawai yang mengikuti melalui aplikasi internal Gorvu.
Kepala BKPSDM Kota Tangerang, Jatmiko, menyampaikan bahwa penerapan DMS merupakan bagian penting dalam mendukung sistem manajemen ASN yang modern dan akuntabel.
“Peserta juga mendapatkan pemaparan terkait konsep, fungsi, dan fitur utama DMS, termasuk manfaatnya bagi instansi maupun Aparatur Sipil Negara (ASN),” jelas Jatmiko.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai urgensi digitalisasi dokumen kepegawaian, kebijakan pengembangan DMS oleh BKN, hingga standar pengelolaan arsip digital yang aman dan sah secara administratif. Materi juga mencakup mekanisme teknis penggunaan sistem, mulai dari proses unggah dokumen, pengaturan hak akses, hingga pemantauan dan pemutakhiran data secara berkala.
BKPSDM menegaskan, keberhasilan implementasi DMS sangat bergantung pada komitmen dan partisipasi aktif seluruh perangkat daerah. Digitalisasi dokumen bukan sekadar perubahan sistem, melainkan bagian dari reformasi tata kelola pemerintahan yang lebih efisien dan transparan.
“Diharapkan, pembelajaran ini dapat meningkatkan pemahaman aparatur mengenai penerapan DMS sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola dokumen yang tertib, terintegrasi, aman, dan berbasis digital sesuai kebijakan nasional manajemen ASN,” tutupnya.
Melalui penerapan DMS, Pemkot Tangerang optimistis pengelolaan administrasi kepegawaian ke depan akan semakin cepat, akurat, dan selaras dengan agenda transformasi digital nasional. (Marsudin)









