WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, membuka Kejuaraan Silat Benteng Cisadane Kids Championship 2 Tingkat Nasional di Mal Balekota, Kota Tangerang, Jumat (16/10/2026). Kejuaraan ini menjadi wadah bagi pesilat cilik untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperkuat regenerasi atlet pencak silat sebagai bagian dari pelestarian budaya bangsa.
Sachrudin mengatakan, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk meraih kemenangan, tetapi juga kesempatan bagi peserta untuk belajar disiplin, menjunjung sportivitas, dan menghargai proses dalam mencapai prestasi.
“Menang tentu menjadi kebanggaan, tetapi keberanian untuk bertanding, kedisiplinan dalam berlatih, dan sikap menghormati lawan juga merupakan kemenangan yang tidak kalah berharga,” tutur Sachrudin.
Menurutnya, pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan sarana pembentukan karakter generasi muda. Nilai keberanian, pengendalian diri, persaudaraan, dan tanggung jawab perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berakhlak baik.
“Kita ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang kuat secara fisik, matang dalam bersikap, dan memiliki karakter yang baik. Karena itu, pembinaan pesilat tidak cukup hanya berorientasi pada medali, tetapi juga harus membentuk pribadi yang disiplin, sportif, dan mampu menghargai sesama,” tegasnya.
Sachrudin menambahkan, lahirnya atlet berprestasi membutuhkan pembinaan berkelanjutan melalui latihan yang konsisten, dedikasi pelatih, dukungan keluarga, serta kesempatan mengikuti kompetisi. Ia juga mengingatkan bahwa kekalahan merupakan bagian dari proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan.
“Jangan sampai anak-anak hanya didorong untuk mengejar medali. Mereka juga perlu dibimbing untuk memahami arti sportivitas, menghargai lawan, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan. Dari proses itulah mental juara dibentuk,” imbuhnya.
Kepada seluruh peserta, Sachrudin berpesan agar bertanding dengan percaya diri, menunjukkan kemampuan terbaik, serta tetap menghormati lawan dan mematuhi arahan pelatih maupun wasit.
“Bertandinglah dengan penuh percaya diri, tunjukkan kemampuan terbaik kalian, dan junjung tinggi sportivitas. Jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga untuk terus belajar dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” pesannya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menyaksikan pertandingan dan memberikan dukungan kepada para pesilat cilik. Selain menambah semangat atlet muda, dukungan masyarakat diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi penerus terhadap pencak silat.
“Ayo, merapat ke Mal Balekota dan saksikan aksi para pendekar cilik! Semoga dari gelanggang ini lahir pesilat berprestasi yang mengharumkan nama Kota Tangerang maupun Indonesia, menjunjung sportivitas, dan melestarikan budaya bangsa,” tutup Sachrudin. (Marsudin)









