Buntut Dari Kekecewaan, Aliansi Mahasiswa Tangerang kumpul di tugu Adipura Kota Tangerang

  • Whatsapp
Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Tangerang yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tangerang.istimewa
banner 468x60

Wanmedia.co.id, Kota Tangerang-Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Tangerang yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tangerang mengepung Tugu Adipura, Rabu (7/10/2020).

Penutupan seluruh akses menuju empat arah tersebut adalah buntut dari kekecewaan mahasiswa yang sempat bersitegang dengan aparat keamanan lantaran dicegat di sekitaran cipondoh saat menuju gedung DPR-RI Senayan.

Berdasarkan pantauan dilokasi, aksi mahasiswa yang sempat membuat lumpuh lalulintas dari empat arah tersebut berlangsung tertib kendati saat itu bakar ban turut mewarnai aksi tersebut.

“Aksi di Tugu Adipura ini karena kami hendak ke DPR dicegat, dihalangi,” ujar Jihan Mahes, koordinator aksi mahasiswa Tangerang tersebut.

Presiden Mahasiswa UMT ini juga mengatakan pihaknya tak ingin berbenturan dengan aparat Kepolisian maupun TNI.

Menurutnya, massa mahasiswa dari Tangerang hanya ingin menyampaikan aspirasi terkait penolakan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Dia menyebut para mahasiswa kecewa dengan anggota DPR yang mengesahkan undang-undang Omnibus Law Cipta.

Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Yudhistira Midyahwan menyampaikan alasan aparat menyekat massa buruh dari perbatasan Tangerang dengan Jakarta ini.

“Orang yang ke kondangan saja kita bubarkan, apalagi orang berkerumunan unjuk rasa seperti ini,” ujar Yudhistira.

Menurutnya, penyekatan dilakukan karena aktivitas kerumunan massa dilarang. Selain karena diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pelarangan ini juga sebagai instruksi pimpinan Polri.

“Jadi itu alasan kita, alasan dari pimpinan pusat Mabes bahwa aktivitas kerumunan massa yang akan berkumpul di Jakarta sebisa mungkin kita akan sekat,” jelas Yudhistira.

Yudhistira menyebut aparat tetap menjaga ketat perbatasan Kota Tangerang menuju Jakarta.

Penyekatan dilakukan di titik perbatasan seperti di Jatiuwung, Cipondoh, Batuceper, dan Kebon Nanas.

Kekuatan personil yang melakukan penyekatan di empat titik itu berjumlah 1000 orang.

“Hari ini kita pastikan tidak ada (pergerakan), besok masih belum ada perubahan kita tetap akan sekat,” pungkasnya. (Udin)

banner 468x60

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *