Camat Larangan Sambut Kunjungan Wakil Gubernur Banten

banner 468x60

WANMEDIA.co.id, KOTA TANGERANG.– Camat Larangan M. Marwan bersama Sekretaris Kecamatan (Sekcam) H. Nasrullah setelah selesai acara Tabur Bunga di Makam Pahlawan dalam HUT Korpri ke 50 tahun 2021, langsung menerima kunjungan Wakil Gubernur Banten.

Dalam kunjungan kerja Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meminta warga Rumah Tangga Sasaran (RTS) penerima bantuan Jaminan Sosial Masyarakat Banten Bersatu (Jamsosratu) untuk berkomitmen naik level menjadi mandiri. Hal itu disampaikan Andika saat launching pembagian Jamsosratu 2021 di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Senin (29/11/2021).

Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten pada 2021 mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk program Jamsosratu.
“Saya minta kepada Dinsos (Dinas Sosial Provinsi Banten) untuk memberikan pendampingan agar para penerima ini dapat naik level menjadi mandiri,” ujar Andika.

Dikatakan Andika, para penerima harus memiliki komitmen untuk naik level menjadi status mandiri atau keluar dari status sebagai penerima. Hal itu mengingat sifat pemberian bantuan Jamsosratu sendiri sebagai stimulan dan juga mengingat masih banyaknya warga Banten lainnya yang juga masih masuk kategori sebagai calon penerima.

“Jadi ibu-ibu di sini harus ingat kalau masih banyak saudara-saudara kita yang juga membutuhkan untuk mendapat bantuan ini,” kata Andika. Sebagai stimulan, lanjut Andika, bantuan Jamsosratu dapat digunakan sebagai tambahan modal untuk membuka usaha kecil-kecilan, disamping juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Jadi gak boleh ya bu ya kalau misalnya buat beli rokok bapaknya,” ucapnya.
Andika mengungkapkan, Pemprov Banten berusaha berkomitmen untuk tetap menganggarkan dana bantuan Jamsosratu tersebut meski di tengah kondisi pandemi Covid-19.

“Seperti kita tahu di masa pandemi ini hampir semua anggaran pemerintah yang ada dialokasikan untuk penanggulangan pandemi Covid-19. Namun Alhamdulillah rekan-rekan di DPRD Banten juga mendukung komitmen Pak Gubernur (Gubernur Banten Wahidin Halim) dan saya untuk tetap dapat menyalurkan Jamsosratu,” ungkapnya.

Menurut Andika, Pemprov Banten memiliki komitmen dalam penanggulangan kemiskinan. Komitmen tersebut dibuktikan dengan kebijakan koordinasi dan kebijakan angaran. Salah satunya yaitu dukungan anggaran bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat melalui Program Jamsosratu ini.

Dilanjutkan Andika, Formula alokasi anggaran program perlindungan dan kesejahteraan sosial harus mengarah pada perencanaan dan penganggaran yang berpihak kepada masyarakat miskin. Dalam penanggulangan kemiskinan, kata Andika, bantuan sosial diberikan kepada rumah tangga sasaran yang membutuhkan.

Kemudian dilanjutkan dengan meningkatkan akses bagi rumah tangga sasaran kepada pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, termasuk sarana air bersih dan sanitasi. “Upaya penanggulangan kemiskinan kemudian dilanjutkan dengan melakukan pemberdayaan masyarakat,” katanya. (Wan)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *