Dari Sampah Jadi Estetika, Warga Karang Tengah Olah Sabut Kelapa

Dari Sampah Jadi Estetika, Warga Karang Tengah Olah Sabut Kelapa
banner 468x60

WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Yang biasanya dibuang, kini justru jadi hiasan. Warga RW 11, Kelurahan Karang Tengah, memanfaatkan limbah sabut kelapa menjadi kokedama, teknik tanam asal Jepang yang kini dikembangkan melalui Bank Sampah BERGURU (Bersih, Guyub, dan Rukun).

Melalui pelatihan yang digelar bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang dan komunitas peduli lingkungan, warga diajak mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai estetika sekaligus ramah lingkungan.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Dalam praktiknya, sabut kelapa dimanfaatkan sebagai pembungkus media tanam cocopeat, lalu dibentuk menyerupai bola dan dihias menggunakan benang wol. Hasilnya, tanaman hias tampil unik tanpa perlu pot plastik.

Ketua Bank Sampah BERGURU, Reza Andika Alimy, mengungkapkan bahwa selama ini kulit kelapa tua kerap dianggap tidak berguna dan hanya menjadi limbah.

“Kami diajarkan kulit kelapa tua bisa menjadi bungkus media tanam yang cantik. Dengan balutan benang wol, tanaman hias tampil lebih estetis tanpa memerlukan pot plastik lagi,” terangnya.

Tak hanya mengurangi sampah organik, kegiatan ini juga membuka ruang kreativitas bagi warga, khususnya dalam memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan permukiman.

Selain itu, pendekatan ini menjadi bagian dari upaya mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah, dari sesuatu yang dibuang menjadi sesuatu yang bisa dimanfaatkan.

“Melalui sinergi antara pemerintah melalui DLH, komunitas peduli lingkungan dan partisipasi aktif warga, Bank Sampah BERGURU berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih, tetapi juga produktif dan rukun,” tutupnya. (Mil)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *