WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, Banten masih membuka pendaftaran pelatihan chatbot angkatan pertama tahun 2026 untuk memberikan bekal kepada masyarakat di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan layanan digital.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan di Tangerang Senin mengatakan pelatihan ini dihadirkan untuk memberikan keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini.
“Pelatihan ini disesuaikan dengan kebutuhan industri saat ini dan teknologi masa kini. Kami mengajak peran aktif masyarakat untuk bisa berperan serta dalam program ini,” kata Ujang.
Ujang menekankan agar warga Kota Tangerang tidak hanya menjadi penonton di tengah masifnya perkembangan teknologi digital. Melalui pelatihan Chatbot ini, warga dibekali kemampuan membangun sistem komunikasi otomatis yang kini sangat dibutuhkan oleh berbagai sektor usaha, mulai dari UMKM hingga perusahaan.
Selain itu, program ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk menekan angka pengangguran melalui peningkatan kompetensi spesifik. Pelatihan ini bersifat gratis dan peserta juga akan mendapatkan uang transport serta sertifikat. Namun, karena kuota sangat terbatas yaitu hanya 16 orang. Bagi peserta yang dinyatakan lolos, pelatihan intensif akan dilaksanakan pada 9 – 27 Februari 2026 bertempat di Gedung Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang.
“Kami mengimbau agar calon peserta segera mendaftar melalui aplikasi Tangerang LIVE sebelum batas waktu 31 Januari 2026,” tambah Ujang.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan berdasarkan data ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka Kota Tangerang turun dari 5,92 persen pada tahun 2024 menjadi 5,88 persen di tahun 2025.
Selain penurunan pengangguran, kesejahteraan pekerja juga mengalami peningkatan. Upah Minimum Kota (UMK) Tangerang tahun 2026 naik sebesar 6,5 persen, dari Rp5.069.708 menjadi Rp5.399.405 sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melindungi dan meningkatkan taraf hidup pekerja.
Balai Latihan Kerja (BLK) mencatat pada tahun 2025 ada 428 peserta yang mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi selama tahun 2025. Sedangkan melalui Bursa Kerja Khusus (BKK), sebanyak 116 peserta difasilitasi dan 6.206 pencari kerja berhasil disalurkan ke berbagai sektor usaha. (adv)










