Dukung Pembangunan Rumah di Papua Barat, Ketua DPD RI Sebut Masyarakat Berhak Hidup Layak

  • Whatsapp
banner 468x60

WANMEDIA.CO.ID, JAKARTA – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan masyarakat berhak mendapatkan kehidupan yang layak. Oleh karena itu, LaNyalla memberikan dukungan agar program pembangunan rumah layak huni bagi orang asli Papua di Provinsi Papua Barat, dapat terus berlanjut tahun ini.

Menurut LaNyalla, rumah dan tempat tinggal adalah kebutuhan mendasar manusia.

“Program penyediaan rumah layak huni untuk warga Papua yang dikerjakan oleh Dinas PUPR sangat luar biasa. Hal ini menjamin warga Papua Barat bisa mendapatkan kehidupan yang layak. Oleh karena itu, saya mendukung program yang merupakan tindak lanjut dari program sebelumnya itu,” katanya, Minggu (24/1/2021).

Bahkan, LaNyalla berharap program ini bisa menyentuh seluruh masyarakat asli Papua yang ada di Papua Barat.

“Program yang dilaksanakan di Papua Barat ini harus dilaksanakan secara merata di 13 kabupaten dan kota. Harus menyentuh mereka yang membutuhkan. Meskipun program ini terbatas hanya tujuh unit di masing-masing daerah, tapi kita berharap ada tindak lanjutnya,” tuturnya.

Alumnus Unversitas Brawijaya Malang itu mengatakan program ini juga satu paket dengan program padat karya dan juga proyek infrastruktur yang lain yang terintegrasi dengan program pemulihan ekonomi.

Senator asal Jawa Timur itu mengatakan, dengan program ini diharapkan masyarakat Papua, khususnya Papua Barat, dapat memanfaatkan pembangunan infrastruktur untuk menumbuhkan ekonomi lokal yang potensial dikembangkan.

“Kita berharap dengan adanya program dari PUPR ini Papua dapat sejajar dengan provinsi lain di Indonesia, terutama pengembangan sumber daya manusia. Dan yang lebih penting adalah adanya peningkatan perekonomian bagi masyarakat lokal. Sehingga taraf hidup masyarakat Papua juga bisa semakin meningkat,” katanya. (Yanto)

banner 468x60

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *