WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Keberadaan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menjadi salah satu modal strategis Kota Tangerang dalam mengembangkan konsep Sport City. Akses penerbangan yang terhubung dengan berbagai daerah dan negara dinilai menjadi keunggulan untuk mendukung penyelenggaraan event olahraga berskala nasional hingga internasional.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang mengatakan, kemudahan akses menjadi salah satu kekuatan yang dimiliki Kota Tangerang untuk menarik atlet, ofisial maupun masyarakat dari luar daerah mengikuti berbagai gelaran olahraga.
“Dari bandara, para peserta dapat langsung menuju hotel maupun lokasi kegiatan tanpa harus melalui perjalanan yang panjang,” tutur Kaonang, Rabu (8/10/26).
Menurutnya, posisi tersebut semakin diperkuat dengan keberadaan berbagai fasilitas pendukung di Kota Tangerang, mulai dari hotel, pusat ekonomi hingga fasilitas kesehatan. Kondisi itu menjadi modal penting untuk membangun ekosistem olahraga yang tidak hanya berorientasi pada pertandingan, tetapi juga memberikan dampak bagi sektor lainnya.
“Kalau orang datang dari luar kota atau luar negeri, dari bandara bisa langsung ke hotel. Kita punya hotel, rumah sakit juga dalam jangkauan yang relatif dekat,” ujar Kaonang.
Ia menuturkan, penyelenggaraan event olahraga memiliki efek ganda terhadap perekonomian daerah. Kehadiran peserta dan penonton akan mendorong aktivitas transportasi, hotel, kuliner hingga pelaku UMKM. Karena itu, olahraga dinilai tidak hanya berkaitan dengan prestasi, tetapi juga memiliki potensi dikembangkan sebagai sebuah industri.
“Tidak ada pertandingan dengan seribu peserta yang tidak membutuhkan minum atau makan. UMKM semua ikut hidup. Olahraga turut membangkitkan daya ungkit ekonomi,” katanya.
Pengembangan Sport City juga diarahkan dengan memperkuat sarana olahraga yang dapat digunakan untuk penyelenggaraan berbagai event. Kota Tangerang telah memiliki sejumlah venue seperti GOR Nambo dan GOR Gondrong, serta menyiapkan pembangunan GOR di kawasan Modernland pada 2027 yang direncanakan dapat digunakan untuk olahraga indoor, termasuk basket dan hoki.
Selain itu, Kota Tangerang tercatat menjadi lokasi lebih dari 25 kegiatan olahraga setiap tahunnya, mulai dari kejuaraan nasional hingga event yang melibatkan peserta dari luar negeri.
“Dalam setahun, Kota Tangerang juga menjadi lokasi lebih dari 25 kegiatan olahraga, mulai dari kejuaraan nasional hingga event yang melibatkan peserta dari luar negeri. Salah satunya kegiatan lari yang menghadirkan atlet nasional serta peserta dari sejumlah negara Eropa,” jelasnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong pengembangan ekosistem olahraga agar Kota Tangerang tidak hanya menjadi tempat berlatih, tetapi juga menjadi destinasi penyelenggaraan event olahraga yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian daerah.
”Dengan dukungan akses Bandara Internasional Soekarno-Hatta, fasilitas olahraga, akomodasi dan aktivitas ekonomi, konsep Sport City diharapkan mampu menggerakkan olahraga sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” pungkasnya. (Saripudin)









