Festival Kampung Budaya Kemuning Perkuat Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi Warga

Festival Kampung Budaya Kemuning Perkuat Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi Warga
banner 468x60

WANMEDIA.CO.ID, KAB. TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Festival Kampung Budaya Kemuning yang diinisiasi Balai Adat Keariaan Tangerang di Desa Kemuning, Kecamatan Legok, Senin (27/7/2026). Festival yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi wadah edukasi bagi pelajar sekaligus upaya melestarikan budaya lokal dan mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal mengapresiasi penyelenggaraan festival yang melibatkan siswa SD, SMP, hingga SMA. Melalui kegiatan tersebut, para pelajar tidak hanya diperkenalkan dengan kerajinan batik dan anyaman, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik dalam mengolah potensi lokal yang memiliki nilai ekonomi.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa hadir pada Festival Kampung Budaya Kemuning. Salah satu kegiatannya adalah terkait dengan kegiatan kerajinan batik kerajinan anyaman termasuk juga UMKM. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dengan peserta siswa siswi SD, SMP dan SMA,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Menurutnya, Festival Kampung Budaya Kemuning menjadi sarana yang efektif untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya sekaligus membekali generasi muda dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan hari ini sangat penting untuk memberikan edukasi dan menambah keterampilan anak-anak kita. Dari sini mereka bisa mengenal, tahu, dan langsung praktik mengelola potensi lokal untuk kepentingan ekonomi keluarga dan daerah,” ungkapnya.

Bupati juga meminta perangkat daerah terkait, Camat Legok, dan pemerintah desa untuk memperkuat sinergi dalam mengembangkan Kampung Budaya Kemuning. Ia mendorong penyusunan program yang mendukung penyediaan sarana dan prasarana, termasuk pembangunan hanggar kegiatan serta pemberdayaan rumah-rumah adat sebagai sanggar kerajinan.

“Kampung Budaya Kemuning ini nanti Pak Camat, Pak Lurah, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Indag, dan BPKD untuk duduk bersama mengonsepkan program bantuan sarana dan prasarana pendukung, seperti pembangunan hanggar kegiatan dan pemberdayaan rumah-rumah adat menjadi sanggar kerajinan,” pintanya.

Ia berharap Festival Kampung Budaya Kemuning dapat terus berkembang dan menjadi agenda rutin yang mampu mengangkat Desa Kemuning sebagai pusat pelestarian budaya, sentra batik, dan kerajinan di Kabupaten Tangerang, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan ini bisa membuka lapangan pekerjaan sekaligus juga edukasi bagi siswa-siswi di Kabupaten Tangerang yang bisa datang dan melihat langsung kegiatan membatik dan membuat ayaman. Harapannya juga supaya dengan batik dan kerajinan ini bisa memberikan pendapatan kepada masyarakat setempat dan pastinya roda perekonomian di rakyat ini bisa berjalan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Balai Adat Keariaan Tangerang, Rd. Ali Akipin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Festival Kampung Budaya Kemuning.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Semoga ilmu yang didapat pada kegiatan ini bisa bermanfaat dan mudah-mudahan membatik bisa menjadi alternatif untuk usaha ke depan terima kasih juga pada teman-teman UMKM yang sudah menamaikan acara ini,” ujar Ali. (Mil)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *