Hari Rabies Sedunia, Kota Tangerang Pertahankan Nol Kasus Rabies 14 Tahun Berturut-turut

banner 468x60

WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat langkah pencegahan rabies melalui vaksinasi hewan peliharaan dan peningkatan layanan kesehatan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan untuk mempertahankan status Kota Tangerang yang telah 14 tahun bebas kasus rabies pada hewan.

Komitmen tersebut sebelumnya mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Banten melalui penghargaan yang diberikan pada Februari 2025 atas keberhasilan Kota Tangerang menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi masyarakat dari risiko penularan rabies.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Muhdorun, mengatakan berbagai langkah pencegahan terus dilakukan secara berkelanjutan meskipun selama bertahun-tahun tidak ditemukan kasus rabies pada hewan di Kota Tangerang.

”Salah satu upaya yang terus dilakukan ialah vaksinasi rabies bagi hewan peliharaan. Sepanjang 2025, Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Tangerang telah memberikan vaksinasi rabies kepada 842 ekor hewan. Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan kondisi Kota Tangerang tetap aman dari ancaman rabies,” papar Muhdorun.

Selain melalui layanan rutin, program vaksinasi rabies juga dilaksanakan secara jemput bola di berbagai wilayah. Pada Juli 2026 lalu, DKP melalui Puskeswan menggelar vaksinasi rabies gratis di Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, dengan menyediakan sekitar 50 dosis vaksin setiap hari di lokasi pelayanan.

Tidak hanya fokus pada kesehatan hewan, Pemkot Tangerang juga memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami gigitan atau cakaran hewan berisiko menularkan rabies.

“Pemkot Tangerang juga menyiapkan layanan bagi masyarakat yang mengalami gigitan atau cakaran hewan penular rabies. Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah menyediakan 21 Rabies Center yang tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Kota Tangerang dan puskesmas,” jelasnya.

Muhdorun mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan gigitan maupun cakaran hewan yang berpotensi menularkan rabies. Penanganan awal perlu dilakukan sesegera mungkin dengan mencuci luka menggunakan sabun dan air mengalir selama 15 menit.

“Kemudian korban perlu segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas kesehatan atau Rabies Center untuk menentukan penanganan selanjutnya,” katanya.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemkot Tangerang berharap status bebas rabies dapat terus dipertahankan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan penanganan dini rabies. (Saripudin)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *