WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mendorong pelestarian seni dan budaya keagamaan dengan melibatkan puluhan komunitas yang selama ini menghidupkan kesenian dan kebudayaan di tengah masyarakat.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Tangerang, Malkan, menuturkan sosialisasi yang digelar menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antarkomunitas guna mendorong produktivitas kegiatan seni dan budaya keagamaan di Kota Tangerang.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, tersebut menghadirkan narasumber Anggota Tim Ahli Warisan Budaya Tak Benda Kota Tangerang, Mushab Abdu Asy Syahid, serta penerima penghargaan Kasepuhan Budayawan, E. Sumadiningrat.
“Kami merangkul puluhan komunitas seni dan budaya keagamaan yang selama ini tumbuh di tengah masyarakat untuk bersama-sama memastikan warisan ini bisa tetap dilestarikan. Sosialisasi ini menjadi ajang mempererat komunikasi sekaligus bentuk dukungan agar kegiatan seni dan budaya keagamaan tetap bisa hidup dinikmati masyarakat Kota Tangerang,” ujar Malkan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (23/9/26).
Ia menjelaskan, komunitas yang dirangkul berasal dari berbagai latar belakang seni dan budaya yang selama ini turut menjaga keberagaman di Kota Tangerang.
Beberapa di antaranya merupakan komunitas kesenian yang berkembang dari tradisi budaya Islam, seperti hadrah, marawis, palang pintu, dan silat beksi. Selain itu, terdapat pula komunitas kesenian yang berkembang dari tradisi Cina Benteng (Tionghoa), seperti tari cokek, gambang kromong, hingga barongsai.
“Ada sekitar 100 pegiat seni dan budaya yang menghadiri sosialisasi, semuanya sangat antusias sekaligus menunjukkan komitmen yang serius untuk bersama-sama melestarikan warisan budaya ini bisa tetap hidup di Kota Tangerang,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Tangerang berharap sinergi antarkomunitas seni dan budaya dapat semakin kuat, sekaligus mendorong upaya pelestarian seni dan budaya keagamaan kepada generasi muda agar tetap lestari dan berkembang di Kota Tangerang. (Marsudin)








