WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota mulai menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang sedang menjalani perbaikan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus meminimalisir potensi kepadatan selama pekerjaan berlangsung.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan dan koordinasi lintas instansi guna memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan dengan baik selama proyek berlangsung.
“Kami sudah melakukan koordinasi untuk memastikan skema rekayasa lalu lintas ini bisa berjalan lancar, di samping masih terus memasifkan sosialisasi kepada masyarakat luas sekaligus berkoordinasi dengan pihak pelaksana proyek perbaikan untuk menyiapkan flagman yang bisa membantu petugas mengurai kepadatan kendaraan bila kondisinya diperlukan,” ujar Suhaely, Senin (10/8/2026).
Sebagai bentuk antisipasi, Pemkot Tangerang telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif yang dapat digunakan masyarakat selama pekerjaan perbaikan jalan berlangsung.
Pengguna jalan dari arah Periuk, Pasar Kemis dan sekitarnya menuju Tangerang Kota melalui Jalan Raya M. Toha maupun sebaliknya, disarankan memanfaatkan jalur Jalan Arya Wangsakara dan Jalan Arya Santika menuju Jalan Otista. Sementara itu, masyarakat juga diimbau menghindari Jalan Iskandar Muda untuk mengurangi potensi penumpukan kendaraan.
“Jadi tidak ada yang ditutup penuh, Jalan M. Toha dan Jalan Iskandar Muda sudah disediakan jalur alternatifnya. Sedangkan Jalan Marsekal Suryadarma karena keterbatasan ruang jalan yang tidak memungkinkan adanya pengalihan arus penuh jadi akan diterapkan contraflow, kalau Jalan Sitanala tidak diberlakukan rekayasa apapun,” tambahnya.
Diketahui, proyek perbaikan jalan yang dilaksanakan Pemkot Tangerang mencakup empat ruas utama, yakni Jalan M. Toha Karawaci, Jalan Iskandar Muda Neglasari, Jalan Marsekal Suryadarma Neglasari, dan Jalan Sitanala. Pekerjaan tersebut diperkirakan berlangsung selama dua bulan ke depan.
Suhaely berharap masyarakat dapat menyesuaikan rute perjalanan serta mengikuti informasi terbaru yang disampaikan pemerintah daerah agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan lancar.
“Skema rekayasa lalu lintas ini akan berlangsung selama proyek perbaikan masih berlangsung. Oleh karenanya, kami mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan untuk terus memantau perkembangan informasi terbaru melalui akun-akun media sosial resmi yang disediakan Pemkot Tangerang,” pungkasnya. (Mil)









