Kecamatan Jatiuwung Integrasikan Program Lingkungan dan Penanganan Stunting

Kecamatan Jatiuwung Integrasikan Program Lingkungan dan Penanganan Stunting
banner 468x60

WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Kecamatan Jatiuwung terus menghadirkan inovasi dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting. Melalui program “Mengubah Sampah Menjadi Berkah”, hasil pengelolaan minyak jelantah dan sampah anorganik dimanfaatkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak stunting serta kegiatan sosial lainnya di wilayah Kecamatan Jatiuwung.

Program tersebut menggabungkan upaya pelestarian lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai kini diolah menjadi sumber pendanaan untuk mendukung program kesehatan dan sosial.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Camat Jatiuwung, Buceu Gartina, mengatakan pihaknya berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga berkontribusi terhadap penanganan stunting secara berkelanjutan.

“Kami mengintegrasikan dua isu penting sekaligus, yaitu kebersihan lingkungan dan penanganan stunting. Sampah yang biasanya menjadi masalah, kini kami kelola sedemikian rupa agar menghasilkan nilai ekonomi yang 100 persen disalurkan untuk pemenuhan nutrisi anak-anak stunting dan santunan anak yatim di Jatiuwung,” ungkap Buceu.

Pelaksanaan program tersebut melibatkan partisipasi aktif aparatur kecamatan, masyarakat, serta berbagai pihak terkait. Pengelolaan dilakukan secara bertahap mulai dari pengumpulan hingga pendistribusian manfaat kepada warga yang membutuhkan.

Menurut Buceu, program ini dijalankan melalui empat tahapan utama, yakni pengumpulan sampah setiap hari Jumat, pemilahan sampah di lingkungan kantor kecamatan, kerja sama dengan Bank Sampah Induk, hingga penyaluran hasil pengelolaan dalam bentuk bantuan gizi dan sosial.

“Program ini adalah bukti nyata penerapan ekonomi sirkular yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Kami berharap gerakan ini dapat menekan angka stunting secara signifikan sekaligus membangun kesadaran lingkungan yang berkelanjutan,” terangnya.

Melalui inovasi tersebut, Kecamatan Jatiuwung berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Selain membantu menjaga lingkungan tetap bersih, langkah tersebut juga dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga. (Mil)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *