Kondisi Kali Ledug Berangsur Normal, Pemkot Tangerang Targetkan Banjir Periuk Segera Tuntas

Kondisi Kali Ledug Berangsur Normal, Pemkot Tangerang Targetkan Banjir Periuk Segera Tuntas.
banner 468x60

WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Pemantauan intensif terhadap sistem aliran air menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam memastikan penanganan banjir di wilayah Kecamatan Periuk berjalan terkendali. Salah satu titik krusial yang terus diawasi adalah Kali Ledug, mengingat perannya sebagai saluran utama limpasan air dari sejumlah kawasan permukiman.

Hasil pemantauan terbaru menunjukkan kondisi hidrologis di Kali Ledug mulai membaik. Data real-time yang dihimpun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang mencatat ketinggian muka air berada di level 2,72 meter, turun signifikan dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 3,45 meter. Penurunan ini sejalan dengan berkurangnya intensitas hujan dalam dua hari terakhir.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, menegaskan bahwa kondisi tersebut menjadi faktor penting dalam mendukung percepatan penanganan genangan di lapangan.

“Kami memantu kondisi ketinggian air di Kali Ledug juga berangsur turun ya, jadi ini sangat bagus untuk memungkinkan mengalirkan air dari titik lokasi tergenang. Apalagi, Kali Ledug ini sangat vital karena limpasannya kemarin menyebabkan banjir sejumlah titik seperti di Garden City, Total Persada, dan sebagainya,” ujar Mahdiar, Selasa (27/1/26).

Menurutnya, menurunnya debit air di Kali Ledug membuka ruang optimalisasi pompanisasi di wilayah yang masih terdampak, khususnya di Komplek Perumahan Periuk Damai. Seluruh titik genangan yang tersisa saat ini berada dalam satu sistem aliran yang saling terhubung, sehingga percepatan penyedotan air terus dilakukan secara terpadu.

Berdasarkan evaluasi kondisi terkini, Pemkot Tangerang menargetkan proses surutnya genangan di Kecamatan Periuk dapat tuntas dalam waktu satu hingga dua hari ke depan, dengan catatan kondisi cuaca tetap mendukung.

“Kondisi banjir terkini tinggal tersisa di komplek Periuk Damai yang memang menjadi titik terparah beberapa hari terakhir adapun semuanya sudah berangsur surut, dua titik lainnya akan mengikuti setelah disedot lewat pompanisasi ini karena memang satu aliran yang saling terhubung,” tambahnya.

Sebagai bagian dari upaya mitigasi berkelanjutan, Pemkot Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke sungai dan saluran air, guna menjaga kelancaran aliran dan mencegah potensi genangan di kemudian hari. (saripudin)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *