Masalah Proyek Situ Bulakan, Dari Beberapa Sudah Duduk Bersama

banner 468x60

WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG –  Masalah Proyek Situ Bulakan yang berada diwilayah kecamatan Periuk setelah beberapa waktu yang lalu sudah ada pertemuan antara Ormas ,Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kecamatan Periuk dengan pihak BBWSCC selaku pengusaha,dengan adanya beberapa tuntutan masyarakat dengan adanya pekerjaan proyek normalisasi situ Bulakan yang mengakibatkan kerugian Imateril oleh masyarakat di lingkungan seperti menimbulkan banyak kecelakaan, serta menghilangkan fungsi penghijauan lingkungan dan sebagainya,belum ada titik jalan keluarnya.

Sehingga di gelarnya pertemuan yang sebelumnya sudah di agendakan dan di hadiri antara lain Camar Periuk H.Nanang Kosim S.Sos, M.SI, Mayor Reza Danramil 06 Cibodas, H. Roy Marjuk Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Tono Ketua PAC PP Kec Priuk, Bu Ema dan Kiki perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) dan elemen masyarakat lainnya

H. Roy Marjuk Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Periuk dalam pertemuannya mengatakan, dirinya sekali lagi sangat mengapresiasi proyek normalisasi Situ Bulakan ini,akan tetapi tolong juga dipikirkan dampak sosial lingkungannya seperti plang pemberitahuan pekerjaan agar tidak timbul kecelakaan seperti yang terjadi di depan mata kepalanya dan juga dengan adanya pekerjaan normalisasi ini menjadikan persoalan baru bagi warga masyarakat lingkungan sekitar, kata H. Roy,Rabu (9/11/2022).

Lebih lanjut Ketua LPM Kecamatan Periuk menjelaskan, bagaimana dengan keberadaan pohon pohon yang ada di sekitar Situ Bulakan yang sudah di hancurkan oleh adanya pekerjaan tersebut, padahal di Kota Tangerang ada Perda yang mengatur tentang tata cara penebangan pohon dan sepengetahuannya jika akan memangkas satu pohon harus menyiapkan 10 pohon pengganti guna reboisasinya,jelas H.Roy.

Lanjut H.Roy,apakah hanya menggali pinggirannya saja dan merusak estetika keindahan sebelumnya ,dimana sekitaran Situ Bulakan sangat Indah dan nyaman,lalu akan di tinggalkan begitu saja?

” Sebaiknya pikirkan juga dong buat kedepannya pasca normalisasinya, menurut saya makna normalisasi itu hakikinya adalah kedalam Situ Bulakan bukan peninggian tanggul,jadi kalau debet air meningkat dapat tertampung disana bukan untuk menahan ketinggian air,”tutur H.Roy.

Ema perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) mengatakan, dirinya mengakui adanya kesalahan metode dalam pengerjaan tersebut,sebab dari hasil tanah yang di normalisasi ini dalam Rab tidak ada anggaran buat pembuangannya,sehingga tanah hanya dapat di kumpulkan di sekitaran dan di jadikan tanggul penahan saja dan dirinya berjanji dari hasil pertemuan dengan berbagai pihak ini akan segera di laporkan pada atasan agar segera dapat menyelesaikan berdasarkan usulan masyarakat, kata Ema.

Kiki perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) menambahkan, dikarenakan kegiatan ini atas kerja sama antara institusinya dengan pihak Kodam Jaya jadi segala sesuatunya terkait koordinasi itu tergantung dari pihak Kodam Jaya dan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Danki yang di tunjuk untuk pelaksanaan kegiatan normalisasi Situ Bulakan, akan tetapi dirinya pun kesulitan hingga timbul persoalan seperti ini,kata Kiki

Lebih lanjut Kiki berjanji hasil pertemuan ini akan segera dilaporkan ke atasan agar mendapat solusi dan langkah selanjutnya adapun persoalan tumpukan tanah di sisi jalan yang menjadi timbulnya persoalan maka akan sesegera mungkin di Carikan solusi nya,paparnya.

Sedang komentar dari Mayor Reza Danramil 06 Jatiuwung mengatakan, menurutnya dalam persoalan normalisasi Situ Bulakan ini kan sudah berjalan dan juga memberikan masukan sesegera mungkin untuk bisa memindahkan tumpukan tanah yang ada di sisi jalan utama tersebut agar tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari nya, Danramil memohon untuk mengambil hikmah dari adanya persoalan ini dan semoga wilayah nya kembali nyaman,kata Mayor Reza Danramil 06 Jatiuwung

H Nanang Kosim S.Sos, M.SI, Camat Priuk dalam rapat mengatakan,dirinya sangat berterimakasih atas pertemuan dari segala pihak untuk membahas persoalan yang terjadi dan semoga solusi yang dihasilkan dari pertemuan ini dapat segera dilaksankan dan dirinya juga ingin mengingatkan kedepan jika akan ada kegiatan serupa sebaiknya koordinasi agar di tempuh dahulu agar tidak timbul kendala di lapangan, kata H Nanang.(sarip)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *