Melalui Seminar, Dinkes Kota Tangerang Perkuat Dukungan ASI Eksklusif bagi Ibu Bekerja

Melalui Seminar, Dinkes Kota Tangerang Perkuat Dukungan ASI Eksklusif bagi Ibu Bekerja
banner 468x60

WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Seminar ASI Eksklusif dalam rangka memperingati Bulan Menyusui Nasional. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Al-Amanah Lantai 5, Puspem Kota Tangerang, Senin (24/8/26), tersebut terselenggara melalui kolaborasi dengan Yayasan Project HOPE Indonesia dan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI).

Seminar diikuti oleh 140 peserta yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan hingga puskesmas di Kota Tangerang.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Tangerang, drg. Sari Nur Arofah, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan dukungan terhadap pemenuhan hak ibu dan anak, khususnya dalam pemberian ASI eksklusif.

Menurutnya, peran instansi pemerintah maupun sektor swasta sangat penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung ibu menyusui agar tetap dapat memberikan ASI eksklusif hingga anak berusia dua tahun.

“Harapan kami, seminar ini menjadi pemicu bagi seluruh instansi dan dunia usaha di Kota Tangerang untuk menciptakan lingkungan kerja yang ramah ibu dan bayi demi tercapainya target ASI eksklusif,” kata drg. Sari.

Sementara itu, Program Manager Maternal and Newborn Health Yayasan Project HOPE Indonesia, dr. Tutut Sri Purwanti, menilai keberhasilan program ASI eksklusif tidak terlepas dari dukungan lingkungan sekitar, terutama di tempat kerja. Melalui program HerWay, Project HOPE terus mendorong peningkatan kesehatan ibu dan anak melalui berbagai program pendampingan dan edukasi.

“Menyusui adalah perjuangan yang butuh dukungan penuh. Regulasi perlu diturunkan hingga ke tingkat OPD dan perusahaan agar menyediakan ruang laktasi yang layak serta memberikan kelonggaran waktu memerah ASI,” ujar Tutut.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal AIMI, Lianita Prawindarti, mengapresiasi capaian Kota Tangerang dalam pemenuhan ASI eksklusif yang saat ini telah melampaui rata-rata nasional. Meski demikian, ia menilai kualitas implementasi fasilitas pendukung menyusui masih perlu terus diperkuat.

“Ruang laktasi jangan hanya formalitas untuk menggugurkan kewajiban. Kebijakan manajemen harus nyata memberikan kesempatan bagi pekerja perempuan untuk memerah ASI sesuai kebutuhan. Perlindungan dari promosi susu formula juga harus diperkuat melalui regulasi daerah,” tegas Lianita.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Tangerang bersama para mitra berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor guna menciptakan lingkungan yang semakin mendukung ibu menyusui. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak sekaligus mendukung lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan. (Marsudin)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *