WANMEDIA.co.id, TULANGBAWANG-Puluhan wartawan dan LSM di Kabupaten Tulangbawang pada melaporan Pemilik akun Facebook atas nama Hendra Hamdani di laporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polres Tulang Bawang terkait menulis ujaran kebencian yang mengandung sara, Selasa (2/8/22).
Kedatangan para Wartawan dan LSM dipolres Tulangbawang diterima petugas piket. Adapun laporan polisi tersebut sesuai dengan nomor : LP/B/280/VIII/2022/SPKT/POLRES TULANG BAWANG/POLDA LAMPUNG tanggal 02 Agustus 2022 dengan dugaan tindak pidana Undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik pasal Jo pasal 28 ayat 2.
Para wartawan dan LSM melaporan pemilih Facebook terkait postingan akun Facebook atas nama Hendra Hamdani pada 23 Februari lalu dengan isi postingan ujaran kebencian terhadap wartawan dan LSM.
Dalam postingan tersebut, akun Facebook Hendra Hamdani menuliskan jika sekolah kembali di liburkan (disaat puncak pandemi covid-19/red) lantaran takut terhadap wartawan dan LSM bahkan parahnya dalam tulisan tertulis jika wartawan dan LSM menyekolahkan anaknya dengan uang haram hasil memeras.
“Sekolah sekarang takut sama wartawan/LSM, sedangkan wartawan/LSM g takut kalau anak nya bodoh dan tolol…krn anak2 nya kepinteran yg akut….woi….sy sekolahkan anak bayar pake duwit halal bukan kayak lo pade pake duwit dapat meras orang…. Mikir kalou hidup loh itu sementara di dunia ini klw loh sudah masuk ke dalam kuburan loh g balik lg le dunia ini yg ada loh sendiri di tempat yg gelap dan g ada yg bisa balik lagi… Jadi kira2 klw mau ngempesin pendapat orang… Itu lah akibat dari uang haram dapat nya jd otak nya sudah kotor lebih dari kotoran nya sendiri… Orang pesta g kalian duwitin klw anggap lumrah… Nah klw anak2 didik pada bodoh dan tolol yg mau disalahkan siapa woiiii…. Jawab klw ada nyali,”.
Postingan ini di nilai berunsur ujaran kebencian yang mengandung sara. Bahkan penghinaan profesi wartawan dan LSM lantaran tidak menyebutkan oknum.
“Maka dari itu para wartawan meminta pihak kepolisian agar segera mengambil langkah-langkah hukum yang berlaku, sebelum para wartawan se-nusantara turun untuk meminta pertanggungan jawaban oknum tersebut,” tutur salah wartawan dari media Online.(risky)








