Pemkot Tangerang Gaungkan Hidup Bersih dan Sehat, Perkuat PHBS dan Pelayanan Publik

banner 468x60

WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat pembinaan kewilayahan untuk mendorong penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga kelestarian lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI. Kegiatan pembinaan dan monitoring tersebut dilaksanakan di sejumlah kecamatan pada Senin (19/10/2026).

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, memimpin langsung pembinaan di Kantor Kecamatan Karawaci. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kedisiplinan aparatur, pelayanan berkualitas, serta edukasi PHBS kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Menurut Sachrudin, kebiasaan hidup bersih dan sehat harus tumbuh dari kesadaran masyarakat, bukan sekadar mengikuti imbauan atau memenuhi penilaian Adipura. Karena itu, aparatur kewilayahan hingga tingkat RT dan RW memiliki peran penting dalam mengajak serta mendampingi warga menerapkan kebiasaan tersebut secara berkelanjutan.

“Yang terpenting adalah membangun kesadaran masyarakat untuk hidup bersih dan sehat secara mandiri dan berkelanjutan. Peran camat, lurah, RW, RT, hingga Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) sangat penting karena mereka berinteraksi langsung dengan warga,” ujarnya.

Sachrudin juga menegaskan bahwa kebersihan lingkungan tidak boleh hanya menjadi perhatian ketika ada penilaian atau demi meraih penghargaan. Sebaliknya, menjaga kebersihan harus menjadi budaya bersama yang dilakukan secara konsisten untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Pada waktu yang sama, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, didampingi Sekretaris Daerah Kota Tangerang, H. Herman Suwarman, melakukan monitoring dan pembinaan di Kecamatan Karang Tengah, Cipondoh, dan Larangan.

Maryono menekankan bahwa lingkungan yang bersih perlu diiringi dengan pelayanan publik yang responsif. Seluruh aparatur kewilayahan diminta menjaga kedisiplinan, tanggap terhadap aspirasi masyarakat, serta sigap menangani berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan.

“Kunci pelayanan prima dan lingkungan yang bersih adalah kekompakan serta responsivitas aparatur. Seluruh jajaran harus sigap mendengarkan aspirasi warga dan konsisten menjaga kebersihan serta ketertiban lingkungan,” ungkapnya.

Selain mendorong peningkatan pelayanan, Maryono mengajak masyarakat menerapkan PHBS melalui kebiasaan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, melakukan penghijauan, serta memelihara keamanan dan ketertiban.

“Mari kita jaga kebersihan dan lakukan penghijauan di lingkungan masing-masing. Mulai dari kebiasaan sederhana, kita wujudkan lingkungan yang semakin asri, sehat, dan nyaman bagi keluarga,” ajak Maryono.

Melalui pembinaan kewilayahan secara berkelanjutan dan keterlibatan aktif masyarakat, Pemkot Tangerang berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat dan PHBS menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari, dimulai dari lingkungan keluarga. (Saripudin)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *