Perkuat Pendidikan Inklusif, Dindik Kota Tangerang Optimalkan Layanan Lewat Aplikasi CISADANE

Perkuat Pendidikan Inklusif, Dindik Kota Tangerang Optimalkan Layanan Lewat Aplikasi CISADANE
banner 468x60

WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan layanan pendidikan yang ramah, setara, dan inklusif bagi seluruh peserta didik, termasuk anak penyandang disabilitas. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menghadirkan inovasi digital CISADANE (Central Informasi Sistem Administrasi Data Edukasi Inklusif).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, mengatakan aplikasi CISADANE dirancang sebagai platform terintegrasi yang mendukung pengelolaan data, pendampingan, hingga koordinasi layanan pendidikan inklusif secara lebih efektif.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Melalui aplikasi ini, sekolah, dinas, Unit Layanan Disabilitas Pendidikan, guru, tenaga ahli, hingga orang tua dapat terhubung dalam satu platform layanan pendidikan inklusif,” ujar Wahyudi, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, CISADANE hadir untuk memperkuat sistem pendidikan inklusif di Kota Tangerang melalui pendataan yang lebih akurat dan terstruktur terhadap murid penyandang disabilitas dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP.

Data yang tercatat dalam sistem tersebut meliputi identitas murid, jenis kebutuhan khusus, hasil asesmen, riwayat pendidikan, hingga kebutuhan layanan pembelajaran di sekolah.

“Aplikasi ini memuat data profil murid penyandang disabilitas jenjang PAUD, SD, hingga SMP secara sistematis dan akurat. Mulai dari identitas murid, jenis kebutuhan khusus, hasil asesmen, riwayat pendidikan, hingga kebutuhan layanan pembelajaran di sekolah,” paparnya.

Selain itu, aplikasi CISADANE juga dilengkapi data Guru Pendidikan Khusus (GPK) yang bertugas mendampingi sekolah penyelenggara pendidikan inklusif. Dengan sistem ini, proses monitoring, koordinasi, hingga distribusi layanan pendidikan dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

Wahyudi menambahkan, CISADANE juga membuka ruang keterlibatan aktif bagi orang tua dalam memantau perkembangan pendidikan anak melalui fitur laporan perkembangan murid.

“Tidak hanya sekolah, orang tua juga bisa memantau perkembangan anak melalui fitur laporan perkembangan murid. Jadi, kolaborasi antara sekolah dan keluarga dapat berjalan lebih baik dalam mendukung tumbuh kembang anak,” jelasnya.

Lebih lanjut, aplikasi tersebut terintegrasi dengan Unit Layanan Disabilitas Pendidikan, yang menyediakan layanan konseling daring maupun luring, asesmen psikologis dan klinis, serta konsultasi pendidikan bagi sekolah maupun orang tua.

“Diharapkan, lewat CISADANE, layanan pendidikan inklusif dapat semakin mudah diakses masyarakat, sekaligus menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih ramah, kolaboratif dan berpusat pada kebutuhan murid,” tutup Wahyudi. (Marsudin)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *