Tak Sekadar Mendampingi, 104 Kader PUSPAGA Tangerang Dibekali Ilmu Psikologi Anak

banner 468x60

WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG — Sebanyak 104 Kader Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dari 13 kecamatan di Kota Tangerang mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader PUSPAGA yang digelar Pemerintah Kota Tangerang melalui DP3AP2KB di Ruang Al Amanah, Senin (7/9/2026).

Kegiatan tersebut turut melibatkan Satuan Tugas (Satgas) Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) dari 13 kecamatan.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Salah satu materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut yakni psikologi anak. Materi ini disampaikan oleh psikolog Nurhasanah, S.Psi., M.Psi.

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar Sopian, mengatakan pemahaman mengenai tahapan perkembangan anak penting dimiliki kader PUSPAGA karena mereka berhadapan langsung dengan keluarga di lingkungan masyarakat.

“Dengan pemahaman tugas-tugas perkembangan anak, intervensi yang diberikan akan lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan usia anak,” ujar Tihar.

Menurutnya, pemahaman psikologi anak juga diperlukan agar orang tua tidak terburu-buru memberikan label atau hukuman ketika menghadapi perubahan perilaku anak.

Tihar mengatakan perubahan sikap maupun perilaku anak perlu dilihat dengan mempertimbangkan usia, lingkungan, pola komunikasi keluarga dan kondisi yang sedang dialami anak.

“Kami ingin kader tidak hanya sekadar memberikan penyuluhan, tetapi mampu menjadi konselor dasar dan agen perubahan yang efektif, yang dapat melakukan pendekatan persuasif dan tepat sasaran kepada orang tua dan keluarga di lingkungan mereka,” katanya.

Selain psikologi anak, para kader juga mendapatkan materi mengenai pencegahan perilaku seksual berisiko pada anak yang disampaikan Yulisza Syahtiani, S.Pd., M.Si.

Materi tersebut diberikan untuk memperkuat kemampuan kader dalam membantu keluarga memberikan edukasi dan perlindungan kepada anak sesuai dengan usia dan tahapan perkembangannya.

Tihar berharap pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan para kader saat melakukan edukasi dan pendampingan kepada keluarga di wilayah masing-masing.

“Kami ingin kader harus dapat meningkatkan pemahaman keluarga tentang peran strategis PUSPAGA dalam mendukung ketahanan keluarga serta mengasah keterampilan komunikasi dan konseling dasar agar dapat melakukan pendekatan yang efektif kepada setiap keluarganya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas kader diharapkan dapat memperkuat peran PUSPAGA dalam mendukung keluarga serta menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.

(saripudin)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *