Tangis Suhendar Pecah di Kantor Sekber Sekertariat Bersama SMSI

banner 468x60

WANMEDIA.CO.ID, TANGERANG –  Suhendra,S.pd seorang guru honorer di Sekolah Dasar di kota Tangerang tepatnya di SDN Sukasari 6 Kota Tangerang menangis saat menceritakan nasibnya kepada wartawan karena.merasa terimindasi bahkan dilarang oleh Kepala Sekolah untuk mengajar lagi di sekolah tersebut.

Sambil sesegukan, Pria yang mengaku telah 15tahun bekerja sebagai guru Honorer ini membeberkan rasa kecewanya atas perlakuan Kepsek yang tanpa alasan jelas memerintahkan dirinya untuk segera mencari sekolah lain.

“Saya merasa kecewa pengabdian saya selama ini tak pernah dianggap.15 tahun sebagai guru honorer kok tiba tiba saya disuruh cari sekolahan lain dan dilarang mengajar lagi di SDN 6 “beber Hendra dikantor Sekber sekretariat bersama SMSI dan PWI Kota Tangerang, Rabu(14/9/22).

Guru pengajar Baca Tulis Quran(BTQ)ini juga menyadari memang dirinya tidak lolos saat mengikuti Tes untuk menjadi THL.

Tapi dia tak menerima jika karena hal tersebut dia diberhentikan secara sepihak.

“Saya sadar memang tak lolos tes THL karena jam kerja kurang dari 24 Jam.Saya menerima kalo memang tak lolos,tapi mohon saya jangan diberhentikan”ujarnya dengan mata berkaca.

Terpisah Kepala sekolah SD Negeri Sukasari 6 Lia Amalia saat dikonfirmasi melalui telepon menyangkal hal tersebut.

Dirinya berkelit dengan mengatakan tak merasa memberhentikan dan menyuruh Suhendra untuk pindah mengajar di sekolah lain.

“Saya tak pernah memecat atau memberhentikannya.”singkatnya sambil berjanji kepada wartawan untuk bertemu dan mengklarifikasi hal tersebut.

Sementara Kadis Pendidikan Kota Tangerang Jamaludin saat dihubungi belum memberikan jawaban terkait masalah Guru honorer dan Kepala sekolah diSDN 6 Sukasari ini. (Sarip)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *