WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang melakukan penyemprotan di sejumlah sekolah sebagai upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan pendidikan menyusul dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Salah satu kegiatan penyemprotan dilakukan di SMP Negeri 1 Kota Tangerang, Jumat (11/9/2026). Kegiatan tersebut melibatkan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang dengan dukungan BPBD Kota Tangerang.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan bahwa penyemprotan dilakukan sebagai langkah preventif untuk membantu membersihkan area sekolah dari debu dan partikulat yang berpotensi menempel di lingkungan sekolah akibat paparan abu vulkanik.
“Ini bagian dari langkah kami untuk memastikan lingkungan sekolah tetap bersih dan nyaman. Kami berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Damkar untuk melakukan penyemprotan pada area yang diperlukan,” ujar Mahdiar.
Menurutnya, kebersihan lingkungan sekolah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keamanan dan kenyamanan kegiatan belajar mengajar. Karena itu, BPBD bersama perangkat daerah terkait terus memperkuat koordinasi guna merespons kondisi lingkungan sesuai perkembangan yang terjadi di lapangan.
Selain melakukan pembersihan, BPBD Kota Tangerang juga mengimbau masyarakat, termasuk warga sekolah, agar tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah. Apabila menemukan debu atau partikulat di lingkungan sekitar, masyarakat disarankan melakukan pembersihan dengan metode yang tidak menimbulkan debu beterbangan kembali.
“Penyemprotan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah agar lingkungan sekolah tetap terjaga menjelang kembali berlangsungnya aktivitas pembelajaran secara langsung. Kebersihan ruang kelas, halaman, dan area terbuka menjadi perhatian agar siswa dan tenaga pendidik merasa nyaman saat beraktivitas,” jelasnya.
BPBD Kota Tangerang juga terus melakukan pemantauan dan koordinasi bersama perangkat daerah serta unsur terkait dalam rangka mitigasi dampak sebaran abu vulkanik. Masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang memerlukan penanganan melalui kanal layanan kebencanaan yang tersedia.
Dengan langkah kolaboratif tersebut, Pemkot Tangerang memastikan kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah tetap menjadi prioritas. Aktivitas belajar mengajar diharapkan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman, sementara masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti perkembangan informasi resmi dari pemerintah. (Saripudin)









