WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi melepas kontingen Pekan Paralympic Pelajar Daerah (PEPARPEDA) IX Banten yang akan berlaga di Kota Cilegon pada 24-27 Juni 2026. Kontingen Kota Tangerang ditargetkan mampu mempertahankan gelar juara umum yang berhasil diraih pada penyelenggaraan sebelumnya.
Pelepasan kontingen dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu (20/6/2026). Sebanyak 28 atlet disabilitas akan mewakili Kota Tangerang pada empat cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni atletik, bulu tangkis, renang dan tenis meja.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, seluruh atlet yang akan bertanding telah menjalani persiapan dan latihan secara maksimal dalam beberapa bulan terakhir. Karena itu, Pemkot Tangerang optimistis kontingen yang diberangkatkan mampu memberikan hasil terbaik.
”Hari ini, kami melepas kontingen yang akan berjuang di ajang PEPARPEDA Banten IX yang telah siap membawa pulang prestasi terbaiknya setelah melakukan persiapan panjang beberapa bulan terakhir ini,” ujar Sachrudin di Puspem Kota Tangerang, Sabtu (20/6/26).
Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap atlet berprestasi, Pemkot Tangerang juga menyiapkan bonus yang nilainya disamakan dengan bonus bagi atlet POPDA Banten XII 2026.
Sachrudin menjelaskan, atlet peraih medali emas kategori perorangan akan mendapatkan bonus sebesar Rp25 juta. Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk tampil maksimal selama pertandingan.
”Kami telah menyiapkan bonus yang sama dengan atlet POPDA Banten, atlet peraih medali emas perorangan akan mendapatkan Rp25 juta. Semoga bonus yang disiapkan ini dapat memicu semangat segenap kontingen untuk mempertahankan prestasi terbaiknya sebagai juara umum,” tambahnya didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang.
Sementara itu, atlet tenis meja tunanetra Kota Tangerang, Cornelis Kristian, mengaku optimistis dapat memberikan prestasi terbaik bagi daerah. Ia menegaskan seluruh atlet telah menjalani latihan dan persiapan secara intensif menjelang pelaksanaan PEPARPEDA IX Banten.
”Kami sudah menjalani latihan panjang jadi sudah sangat siap untuk bertanding di ajang ini. Optimis semua persiapan ini tidak sia-sia dan bisa menjadi yang terbaik untuk membanggakan orang tua, pelatih, dan semua masyarakat Kota Tangerang,” pungkas atlet tenis meja tunanetra, Cornelis Kristian yang berusia 17 tahun.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, pelatih, keluarga dan masyarakat, kontingen Kota Tangerang optimistis mampu kembali mengharumkan nama daerah sekaligus mempertahankan tradisi prestasi di ajang olahraga pelajar disabilitas tingkat Provinsi Banten. (Saripudin)









