Paguyuban Pedagang Pasar Induk jatiuwung tuntut janji Walikota

  • Whatsapp
banner 468x60

Untuk Tutup Pasar Induk Tanah Tinggi

WANMEDIA.CO.ID  Kota Tangerang– Paguyuban pedagang pasar Induk Jatiuwung menyatakan keresahannya atas masih berlangsungnya kegiatan perdagangan di Pasar Induk Tanah Tinggi kota Tangerang. Karena itu mereka menuntut pada Walikota Arif Wismansyah agar menutup pasar tersebut.

Keresahan dan tuntutan Paguyuban Pedagang ini di sampaikan oleh H Kosim pedagang buah di Blok A – C 01 – 02 Pasar Induk Jatiuwung mewakili suara para pedagang lainnya pada awak media dengan di temani kepala Pasar Induk Jatiuwung Kasiyo di Pasar Induk Jatiuuwung, Minggu (03/10).

” Kami menuntut pada Walikota Kota Tangerang Arif Wismansyah agar menutup Pasar Induk Tanah Tinggi, karena sesuai dengan pernyataannya pada tahun 2015 bahwa Pasar induk Tanah Tinggi Kota Tangerang tidak di perpanjang izinnya,” ungkap H. Kosim.

Atas pernyataannya itulah maka para pedagang Pasar Induk Tanah Tinggi berbondong – bondong membeli lapak di Pasar Tanah Tinggi Jatiuwung yang baru akan di bangun pada saat itu karena takut tak kebagian tempat dan tak bisa berdagang. Namun kenyataannya, dari akhir bulan Juli saat Pasar Induk Jatiuwung ini di buka hingga saat ini Pasar Induk Tanah Tinggi masih tetap beroperasi.

Para pedagang Pasar Induk Jatiuwung sebagian besar memang berasal dari para pedagang pasar Induk Tanah Tinggi. Kini usaha mereka menjadi terkendala karena para langganan dan pembeli menjadi terpecah Dua. Tentu saja hal ini sangat berpengaruh terhadap penghasilan mereka.

Mereka meyakini hal yang sama di alami juga oleh para pedagang di Pasar Induk Tanah Tinggi. Kondisi ini tentu saja akan membuat hancur usaha para pedagang. Apa lagi kondisi ekonomi sendiri sekarang ini masih sulit akibat pandemi Covid 19.

Mengalami kondisi seperti ini mereka menduga adanya permainan para “Elit” di Kota Tangerang atas masih beroperasinya pasar Tanah Tinggi hingga saat ini.

” Kita menduga adanya permainan para pejabat yang memiliki kepentingan di Pasar Induk Tanah Tinggi, karena hanya dengan jarak Enam Kilo Meter saja ada Dua Pasar Induk yang beroperasi di Kota Tangerang. Pihak Pengelola Pasar Induk Tanah Tinggi juga tak mampu menujukkan surat perpanjangan izinya pada kami, karena itulah maka kami minta Pasar Induk Tanah Tinggi di tutup,” pungkas H. Kosim.(saripudin)

banner 300x250
banner 468x60

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *