WANMEDIA.CO.ID, KABUPATEN TANGERANG — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Sepatan pada Jumat (06/12/25).
Dalam sambutannya, Sekda Soma mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Sepatan untuk tidak hanya menyambut MTQ dengan sukacita, tetapi juga turut mendoakan para korban bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.
“Pada kesempatan yang baik ini, kami mengajak seluruh peserta dan hadirin untuk melaksanakan salat gaib bagi para korban musibah di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta daerah lainnya,” ujar Sekda Soma.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui PMI Kabupaten Tangerang telah mengirimkan tiga personel beserta satu unit mobil tangki air bersih untuk membantu penanganan bencana, yang pemberangkatannya dikoordinasikan langsung oleh PMI Pusat.
“Mari kita doakan juga para relawan, Tim SAR, dan seluruh pihak yang bekerja di lapangan agar dapat menjalankan tugas kemanusiaan dengan baik. Semoga bantuan kita mampu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sekda Soma berharap MTQ di Kecamatan Sepatan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kepedulian sosial antarwarga.
“Kemenangan tentu menjadi harapan setiap peserta, namun esensi MTQ jauh lebih dalam, yaitu menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Sepatan Aan Ansori melaporkan bahwa MTQ Kecamatan Sepatan Tahun 2025 diikuti peserta dari tujuh desa dan satu kelurahan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah seleksi untuk menjaring qori dan qoriah terbaik yang akan mewakili Kecamatan Sepatan pada MTQ tingkat kabupaten pada Januari mendatang.
“Alhamdulillah, Pak Sekda, hampir 300 peserta dari seluruh desa dan kelurahan turut ambil bagian pada MTQ tahun ini. Ini menunjukkan bahwa Kecamatan Sepatan memiliki potensi besar dalam melahirkan qori–qoriah serta hafiz–hafizah yang dapat mengharumkan nama kecamatan, kabupaten, bahkan hingga tingkat nasional,” jelasnya. (Saripudin)









