WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar Rapat Evaluasi Kewilayahan dan Pembangunan di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (3/8/2026). Dalam rapat tersebut, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin bersama Wakil Wali Kota H. Maryono memberikan sejumlah arahan strategis kepada seluruh perangkat daerah, camat, dan lurah, mulai dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia hingga peningkatan kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau.
Sachrudin meminta seluruh jajaran menyemarakkan peringatan HUT RI dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, momentum kemerdekaan harus menjadi sarana memperkuat persatuan, kebersamaan, serta semangat gotong royong dalam membangun Kota Tangerang.
“Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, saya instruksikan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah, camat, dan lurah agar menyemarakkan perayaannya dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Jadikan momentum ini sebagai wujud rasa syukur sekaligus penghormatan kepada para pahlawan, dengan terus memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat membangun Kota Tangerang,” ujar Sachrudin.
Selain itu, rapat evaluasi juga membahas langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan. Seluruh perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi dan mempercepat penanganan terhadap potensi kekeringan maupun kebakaran.
“Perkuat koordinasi dan jangan menunggu persoalan menjadi besar. Pemerintah harus hadir lebih cepat, responsif, dan mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi potensi kekeringan maupun kebakaran selama musim kemarau,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, BPBD Kota Tangerang telah menyiapkan langkah mitigasi dengan menyediakan 20 armada bantuan air bersih dan lima tangki air yang akan disalurkan ke wilayah terdampak apabila dibutuhkan.
Kepala BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, berdasarkan informasi BMKG, terdapat sejumlah wilayah yang masuk kategori waspada kekeringan, di antaranya Kecamatan Cipondoh, Pinang, Benda, dan Tangerang.
”Kami mulai berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk menyiapkan 20 armada bantuan air bersih dan 5 tangki air yang nanti akan dikirimkan ke wilayah yang membutuhkan. Berdasarkan laporan dari BMKG menunjukkan, ada beberapa kecamatan yang termasuk zona waspada kekeringan seperti Cipondoh, Pinang, Benda dan Tangerang,” ujar Mahdiar.
Di samping itu, Pemkot Tangerang juga melakukan normalisasi muka pintu air guna meningkatkan kapasitas tampung air sebagai bagian dari upaya menghadapi musim kemarau.
”Kami memanfaatkan rapat evaluasi bulanan tadi untuk meningkatkan sinergi semua lapisan terutama untuk mematangkan mitigasi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama puncak musim kemarau berlangsung mulai dari kebakaran sampai kekeringan di sejumlah wilayah,” tambah Sachrudin.
Menutup arahannya, Sachrudin mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam mitigasi bencana dengan menggunakan air secara bijak, menjaga lingkungan, serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
”Kami mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan air dan bersama-sama menjaga lingkungan. Pemerintah Kota Tangerang akan terus bersiaga bersama Perumda Tirta Benteng, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, serta perangkat terkait lainnya untuk mengantisipasi kebutuhan air bersih maupun penanganan keadaan darurat apabila diperlukan. Dengan kolaborasi seluruh pihak, kita optimistis dampak musim kemarau dapat diminimalkan,” pungkasnya. (Yanto)









