WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang meresmikan Unit Pelayanan Kardio Cerebro Vaskular Terpadu, Senin (25/8/2025). Layanan ini menjadi langkah maju dalam meningkatkan mutu kesehatan masyarakat, khususnya penanganan penyakit jantung, pembuluh darah, dan stroke yang hingga kini masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
Hadir dalam acara sejumlah pejabat seperti, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, Kepala Dinas Kesehatan dr. Dini Anggraeni, beserta jajaran OPD Pemkot Tangerang turut serta hadir dalam kegiatan tersebut.
Direktur RSUD Kota Tangerang, dr. Yusuf Alfian Geovanny menyampaikan, bahwa layanan ini sudah resmi beroperasi. Bahkan, pasien pertama telah ditangani langsung pada hari peresmian.
“Layanan ini sudah resmi beroperasi, bahkan pasien pertama telah langsung ditangani pada hari peresmian. Alhamdulillah proses berjalan lancar dan hasilnya sesuai harapan, sehingga masyarakat kini bisa mendapatkan pelayanan terbaik tanpa harus menunggu lama,” ungkapnya.
Lanjut dr. Yusuf, adapun Cathlab di RSUD Kota Tangerang telah dilengkapi teknologi canggih untuk melakukan prosedur kateterisasi jantung dan pembuluh darah, baik untuk diagnosis penyakit jantung dan pembuluh darah maupun intervensi non-bedah. Melalui kateter yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah, dokter dapat melihat gambar detail pembuluh darah jantung, memasang cincin atau stent, balon untuk membuka sumbatan (intervensi), serta mengobati kelainan jantung lainnya.
Selain dilengkapi teknologi canggih dan modern, Cathlab RSUD Kota Tangerang juga ditangani langsung oleh dokter spesialis dan sub spesialis guna menangani pasien.
“Jadi layanan ini tidak hanya diperuntukan untuk memeriksa jantung, tapi juga dalam pemeriksaan pembuluh darah otak dan pembuluh darah seluruh tubuh itu bisa terpantau dan terdiagnostik dengan alat ini,” kata dia.
“Untuk rencana jangka panjangnya mudah-mudahan nanti juga bisa digunakan untuk terapi kanker,” sambungnya.
Dengan hadirnya Cathlab diharapkan dalat memberi dampak signifikan terhadap status layanan kesehatan RSUD Kota Tangerang. Sebab RSUD Kota Tangerang cukup terbantu dengan peningkatan status pelayanan kesehatan di bidang pengobatan penyakit jantung ke tingkat Madya.
“Dengan adanya Cathlab ini kompetensi RSUD Kota Tangerang untuk pengobatan jantung di tingkat madya,” ucapnya.
“Mungkin ke depannya bisa mencapai grade Utama karena kami sudah memiliki dokter bedah torak kardio vaskuler yang bisa langsung tersinergi dengan pelayanan jantung Cathlab ini,” jelasnya.
Walikota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan bahwa kesehatan masyarakat adalah prioritas utama dalam pembangunan daerah, karena hanya dengan masyarakat yang sehat sebuah kota bisa tumbuh menjadi wilayah yang maju, produktif, dan berdaya saing.
“Tanpa masyarakat yang sehat, mustahil sebuah kota bisa tumbuh menjadi kota yang maju, produktif, dan berdaya,” ujarnya dalam sambutan peresmian.
Unit baru ini menghadirkan layanan diagnostik dan intervensi pembuluh darah jantung serta otak. Seluruh pelayanan didukung tenaga medis profesional, mulai dari dokter spesialis hingga subspesialis. Layanan ini dihadirkan agar lebih nyaman, terjangkau, dan terpercaya bagi masyarakat.
Meski layanan serupa sudah ada di beberapa rumah sakit lain di Banten, RSUD Kota Tangerang kini menjadi salah satu rumah sakit rujukan. Keunggulan ini didukung penuh oleh Pemerintah Kota dalam memperluas akses kesehatan bagi warga.
Selain itu, Pemkot Tangerang terus memperkuat sektor kesehatan dengan mengembangkan layanan berbasis digital, meningkatkan peran puskesmas sebagai garda terdepan, dan memperluas jangkauan rumah sakit daerah.
“Apa yang kita lakukan hari ini adalah sebuah investasi kesehatan untuk masa depan warga Tangerang, agar generasi mendatang dapat hidup lebih sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” ujar Sachrudin.
Sachrudin juga mengingatkan para tenaga medis untuk terus berinovasi. Ia menekankan pentingnya pelayanan yang penuh empati, profesional, dan berintegritas.
“Kesehatan bukan hanya urusan teknis, tetapi juga pelayanan kemanusiaan yang hangat dan manusiawi bagi pasien,” tegasnya.
Dengan adanya layanan baru ini, Pemkot berharap masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya dapat lebih mudah mengakses fasilitas modern tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
“Dengan hadirnya Layanan Kardio Cerebro Vaskular Terpadu ini, kami berharap masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya dapat lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan modern tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” tutup Sachrudin.
Pemkot optimistis fasilitas ini akan menekan angka kematian akibat penyakit jantung dan stroke, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (adv)










