Walikota Sachrudin Dorong UMKM Naik Kelas di Tangerang Culinary Day 2026

banner 468x60

WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG — Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan dalam sambutannya saat membuka Tangerang Culinary Day 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kota Tangerang, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (12/9/2026).

Sachrudin mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati lokasi Culinary Day 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang menikmati kuliner dan hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperluas peluang ekonomi bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Kehadiran Kang Farhan dan Wali Kota Semarang beserta jajaran merupakan sebuah kehormatan, sekaligus bukti nyata bahwa kolaborasi antar daerah mampu membuka peluang yang lebih besar bagi pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM,” ujar Sachrudin.

Ia mengatakan, di balik setiap hidangan yang ditawarkan terdapat pelaku UMKM yang berupaya mengembangkan usaha, pihak hotel dan restoran yang menjaga kualitas, serta anak-anak muda yang menghadirkan berbagai kreativitas.

Karena itu, Sachrudin mengajak masyarakat untuk membeli dan mendukung produk lokal. Menurutnya, setiap pembelian produk lokal turut membantu menghidupkan usaha dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Kuliner Kota Tangerang tumbuh dari tempat-tempat sederhana, mulai dari Pasar Lama hingga Pasar Kuliner Laksa Cikokol. Potensi besar ini terus kita kembangkan melalui Tangerang Culinary Night, Car Free Day, Festival Cisadane, hingga agenda wisata olahraga,” katanya.

Sachrudin menuturkan, berbagai kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkenalkan kuliner Kota Tangerang sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi UMKM untuk berkembang.

Pada Tangerang Culinary Day 2026, Pemkot Tangerang menghadirkan 83 stan, terdiri dari 26 stan UMKM, 10 stan perhotelan, serta berbagai stan pelayanan publik.

Menurut Sachrudin, keberadaan puluhan stan tersebut menunjukkan bahwa Culinary Day bukan hanya agenda kuliner, tetapi juga ruang untuk mendukung produk lokal, mengenal layanan publik, memperluas jejaring, dan memperkuat kolaborasi.

Pemkot Tangerang juga mengusung semangat “Rasa Bintang Lima, Harga Kaki Lima”. Konsep tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat menikmati kuliner berkualitas dengan harga terjangkau sekaligus membuka ruang promosi bagi para pelaku usaha.

“Kita ingin UMKM Kota Tangerang naik kelas: semakin dikenal, profesional, dan mampu menjangkau pasar nasional maupun global,” ujar Sachrudin.

Kehadiran Wali Kota Bandung Farhan dan Wali Kota Semarang atau yang mewakili juga disebut Sachrudin menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk saling belajar dan bertukar pengalaman.

Ia berharap Kota Tangerang tidak hanya dikenal sebagai pintu gerbang Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, tetapi juga semakin dikenal sebagai destinasi kuliner, wisata, dan ekonomi kreatif.

Di tengah pelaksanaan Culinary Day 2026, Pemkot Tangerang turut membuka dompet donasi melalui BAZNAS bagi masyarakat yang terdampak gempa di NTT.

Acara tersebut juga menghadirkan kemudahan transaksi melalui QRIS. Sistem pembayaran nontunai itu menjadi bagian dari dukungan terhadap Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), sehingga transaksi dapat dilakukan secara cepat, aman, dan praktis.

Kemeriahan Tangerang Culinary Day 2026 semakin lengkap dengan penampilan penutup dari ADA Band.

Sachrudin menyampaikan apresiasi kepada PHRI, pelaku UMKM dan perhotelan, komunitas, sponsor, media, serta jajaran Pemerintah Kota Tangerang yang turut mendukung penyelenggaraan kegiatan.

“Ketika kita bergerak bersama, UMKM akan tumbuh, ekonomi bergerak, dan masyarakat menjadi semakin berdaya,” katanya.

(saripudin)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *