WANMEDIA.CO.ID, KOTA TANGERANG – Dinas Pendidikan Kota Tangerang meluncurkan Sistem Mutasi Siswa berbasis online sebagai inovasi pelayanan publik yang mempermudah proses perpindahan sekolah bagi siswa yang mengalami kendala administrasi maupun teknis.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Dr. H. Jamaluddin, M.Pd, menjelaskan bahwa layanan digital ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Tangerang untuk menghadirkan tata kelola pendidikan yang lebih transparan, efektif, dan efisien.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Kota Tangerang memiliki kemudahan akses terhadap layanan pendidikan, termasuk dalam proses mutasi sekolah. Melalui sistem online ini, orang tua tidak perlu lagi datang langsung ke kantor dinas untuk mengurus administrasi,” ujar Jamaluddin.
Ia menambahkan, penerapan sistem ini juga menjadi bagian dari visi besar Dinas Pendidikan dalam membangun layanan pendidikan berbasis digital yang menyeluruh.
Menurutnya, dengan adanya sistem terintegrasi, seluruh proses mutasi mulai dari pengajuan, verifikasi, hingga persetujuan dapat dilakukan secara real-time dan terdokumentasi dengan baik.
“Kami terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Ini adalah langkah konkret menuju digitalisasi pelayanan pendidikan yang transparan dan akuntabel. Dengan sistem ini, semua data siswa terekam dengan rapi dan dapat dipantau langsung,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Jamaluddin menegaskan bahwa pihaknya juga telah menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di Kota Tangerang untuk aktif mendukung penerapan sistem ini.
Selain memudahkan masyarakat, sistem ini juga membantu sekolah dalam pengelolaan data dan mencegah adanya kesalahan input maupun tumpang tindih data siswa.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan, Nazar Sandi, menuturkan bahwa sistem mutasi siswa online telah terintegrasi dengan database pusat, sehingga proses perpindahan antar sekolah dapat berlangsung lebih cepat dan akurat.
“Masyarakat tidak perlu risau lagi dalam mengatasi hal tersebut, karena dengan sistem ini yang berbasis online, semua bisa teratasi,” paparnya. (Adv)










